Senin, 05 September 2011

Fenomena Pelajar dan Remaja di Wonosobo

Fenomena pelajar dan remaja Wonosobo saat ini sangat memprihatinkan. terjadi degradasi akhlaq dan moral pada mereka. Menurut penelitian beberapa waktu lalu, 50% lebih pelajar SMP di kabupaten Wonosobo pernah melakukan hubungan intim. Tak terhitung lagi berapa banyak dari mereka yang pernah menonton video-video porno. Tak terhitung lagi dari mereka yang ketika pulang sekolah nongkrong beduaan di alun-alun kota, bioskop, warnet, dan warung-warung.

 Kemajuan teknologi ibarat dua sisi mata pisau. Satu sisi memang bisa menguntungkan, informasi dari belahandunia lain yang bisa sampai dengan sangat cepat, sahabat yang jauh menjadi begitu dekat, kita mencari hal-hal baik pun sangat banyak. Tapi sisi lain, teknologi menjadi sumber kerusakan moral pemakainya. Terutama remaja yang sedang mencari jati dirinya. Betapa saat ini kita lebih suka asyik mengubah dan mengomentari atatus facebook daripada untuk membaca buku-buku pelajaran.Berjam-jam betah chatting tapi 5 menit membaca al-quran sudah kepanasan nggak panas.. belum lagi situs-situs porno yang bersliweran dan sangat mudah diakses.

Bagaimana keadaan masyarakat ini 20 tahun kedepan, jika remaja dan pemudanya seperti itu? Akankah muncul pemimpin-pemimpin idaman?? Tidak akan sahabatku....

Mari tunjukkan kepedulianmu dengan terus memperbaiki diri, merubah kepada arah kebaikan. Kemudian kebaikan-kebaikan kita itu bisa kita tularkan kepada orang lain terutama remaja dan pemuda kita. Jangan katakan ini tugasmu atau tugas mereka. Tapi katakan ini adalah tugas saya!!

0 komentar:

Poskan Komentar